Minyak mentah anjlok 3.3%, memotori perbalikan arah (reversal) dari reli yang terjadi sebelumnya. Sepanjang minggu ini terpantau minyak telah melemah 5.8%, setelah sempat melonjak ke rekor tertinggi beberapa bulan terakhir ditopang konflik Timur Tengah.
Pelemahan Oil terpicu oleh laporan EIA yang mewakili negara konsumen minyak terbesar dunia serta OPEC keduanya menyatakan permintaan telah melemah akibat kenaikan harga yang terlampau tinggi. Kekhawatiran baru atas kontaminasi fasilitas nuklir Fukushima Daiichi turut membebani performa saham.
